Tips ini hanya
ditujukan untuk para pemula, dan khususnya bagi yang malas menghapal rumus.
Bagi yang sudah berpengalaman ya untuk sekedar referensi saja, karena cara yang
saya paparkan di sini berbeda dengan metode-metode umum yang saya telusuri di
blog-blog lain, yaitu
dalam meyelesaikan last layer. Umumnya mereka menggunakan 2 look OLL dan 2 look
PLL. Langsung saja, pertama-tama kita harus mengetahui notasi pergerakan rubik….
-
Up / Atas
-
Down / Bawah
-
Right / Kanan
-
Left / Kiri
-
Front / Depan
-
Back / belakang
Nah, maka notasi
–notasi dalam rubik cube adalah sebagai berikut:
Nah, setelah memahami notasi dalam rubik,
mari kita langsung solving! Jangan khawatir, rumus yang tertera di sini itu
rumus-rumus yang paling simple kok..
Step 1 : Menyelesaikan first layer
Saya rasa saya tidak perlu menjelaskan step ini, karena saya yakin
bahwa teman-teman cubers sudah bisa melakukannya. Gambar pada step ini sisi
depan adalah sisi yang berwarna putih namun dalam step-step berikutnya sisi putih
akan menjadi sisi bawah. Pastikan potongan-potongan rubik teman-teman cubers
berada pada posisi yang benar berjalinan satu dengan yang lainnya.
Setelah menyelesaikan first layer, tempatkan sisi putih sebagai
sisi bawah dan sisi merah sebagai sisi depan seperti gambar berikut.
Sekarang teman-teman cubers bisa berlanjut ke step 2.
Step 2 : menyelesaikan second layer
Second layer atau layer kedua adalah lapisan yang berada ditengah.
Tujuan dalam step ini adalah membuat rubik yang tertera seperti gambar di bawah
ini.
Setelah menyelesaikan step pertama, teman-teman cubers akan
menemukan kasus-kasus berikut dan alogaritma disampingnya adalah alogaritma
untuk menyelesaikannya.
U F’ R’ U’ R F R’ U R
U’ F L U L’ F’ L U’ L’
2 alogaritma diatas adalah alogaritma yang berfungsi untuk menukar posisi satu edge piece pada lapisan last layer dengan posisi satu edge piece pada lapisan second layer. Terkadang teman-teman cubers akan menemukan kasus seperti ini.
Terkadang teman-teman cubers akan menemukan kasus seperti
disamping ini. Untuk mengatasi masalah ini, teman-teman cubers bisa
menukar satu edge piece dari last layer dengan edge piece second layer itu,
untuk melakukannya teman-teman cubers bisa menggunakan salah satu dari 2
alogaritma diatas. Kemudian rubik teman-teman cubers akan berada pada salah
satu kasus diatas dan lakukan alogaritmanya.
Setelah menyelesaikan second layer, kini teman-teman cubers bisa
berlanjut ke step 3.
Step 3 : OLL : membuat cross
Tujuan dalam step ini adalah membuat rubik yang tertera seperti
gambar di bawah ini.
Setelah menyelesaikan step kedua, teman-teman cubers akan
menemukan kasus-kasus berikut.
untuk kasus ini, alogaritmanya adalah
F U R U’ R’ F’
untuk kasus ini, alogaritmanya adalah
F R U R’ U’ F’
Untuk kasus ini, teman-teman cubers bisa menggabungkan kedua
alogaritma diatas dengan menambahkan notasi U diantaranya, seperti
F U R U’ R’ F’ + U + F R U R’ U’ F’
Setelah menyelesaikan cross, kini teman-teman cubers bisa
berlanjut ke step 4.
Step 4 : OLL : memenuhi last layer
Tujuan dalam step ini adalah membuat rubik yang tertera seperti
gambar di bawah ini.
Setelah menyelesaikan step kedua, teman-teman cubers akan
menemukan kasus-kasus berikut. Untuk semua kasus-kasus yang ada pada step ini,
teman-teman cubers hanya membutuhkan satu alogaritma saja, yaitu
R U R’ U R U2 R’
Step 5 : PLL : membetulkan
posisi sudut
Tujuan dalam step ini adalah
membuat rubik yang tertera seperti gambar di bawah ini.
Dalam
step ini teman-teman cubers hanya membutuhkan satu alogaritma saja, yaitu
l U’ R D2 R’ U’ R D2 R2
Alogaritma diatas adalah
alogaritma yang berfungsi untuk menukar 3 posisi corner pieces yang ada pada last
layer tanpa mengacaukan orientasi last layer.
Jika pada step ini
teman-teman cubers sudah memiliki 2 corner pieces yang berada pada posisi yang
benar, maka saya sarankan untuk melakukan alogaritma itu dengan sisi yang
memiliki 2 corner pieces yang benar sebagai sisi depan.
Contoh
misalnya teman-teman cubers memiliki 2 corner pieces yang posisinya benar pada
sisi merah seperti gambar berikut, maka gunakan sisi merah sebagai sisi depan
kemudian terapkan alogaritmanya.
Contoh
misalnya teman-teman cubers memiliki 2 corner pieces yang posisinya benar pada
sisi hijau seperti gambar berikut, maka gunakan sisi hijau sebagai sisi depan
kemudian terapkan alogaritmanya.
Jika tidak ada, maka teman-teman cubers boleh menerapkan
alogaritma diatas pada sisi manapun. Jika semua corner pieces belum berada pada
posisi yang benar maka lakukan alogaritma diatas lagi. Jika semua posisi
corners pieces sudah benar, kini teman-teman cubers bisa berlanjut ke step 6
Tujuan dalam step ini adalah membetulkan posisi edge pieces dan
menyelesaikan seluruh rubik. Setelah membetulkan posisi corner pieces pada last
layer, kini giliran untuk membetulkan edge pieces pada last layer. Setelah
menyelesaikan step kelima, teman-teman cubers akan menemukan kasus-kasus
seperti gambar berikut dan diikuti alogaritma untuk menyelesaikannya. Gambar
kotak-kotak kuning adalah tampilan sisi atas dan panah merah menunjukkan arah
posisi edge pieces yang harus ditukar.
F2 U L R’ F2 L’
R U F2
F2 U’ L R’ F2 L’
R U’ F2
M2 U M2 U2 M2 U
M2
M2 U M2 U M’ U2
M2 U2 M’ U2






















0 komentar:
Posting Komentar